ASI Perah Bertahan Berapa Lama? Yuk Ketahui Bersama!

Tetap memberikan ASI di waktu tidak bersama bayi adalah suatu keharusan bagi ibu. Sekarang ini sudah banyak metode yang memudahkan ibu untuk bisa memerah ASI-nya, salah satunya adalah dengan menggunakan pompa ASI Pigeon. Ibu bisa menggunakannya di rumah ataupun membawanya ke tempat kerja.

Keluarga ataupun saudara akan sangat membantu dalam memberikan asi perah kepada bayi jika ibu sedang tidak disamping bayi, namun demikian ibu dan juga orang di sekitarnya harus tahu ASI perah bertahan berapa lama dan dengan metode penyimpanan yang bagaimana.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai kualitas dari berbagai macam ASI.

  1. ASI Segar

ASI segar adalah ASI yang baru saja diperah dan akan langsung diberikan kepada bayi. Untuk ibu yang baru melahirnya, memberikan ASI memanglah tidaklah mudah, beberapa ibu bahkan tidak bisa memberikan ASI-nya setelah melahirnya. ASI yang di produksi ibu setelah melahirnya sampai lima hari pasca melahirkan disebut kolostrum yang mempunyai ciri khas warna agak kuning dan kental. Kolostrum yang diperah bisa bertahan selama 12—24 jam setiap kali ibu memerah ASI dengan suhu ruang 25oC.

Setelah lewat dari lima hari pasca melahirkan, ibu akan memproduksi ASI matang. Apabila ASI matang ini diperah, Ibu juga harus memperhatikan suhu dan juga penyimpanannya. Jika ibu menyimpan ASIP (ASI Perah) pada suhu ruang 15oC maka akan kualitas akan terjaga sampai 24 jam, namun jika ibu menyimpan ASIP pada suhu 19-22oC maka ASIP hanya akan bisa bertahan selama 10 jam. Berbeda jika ibu menyimpannya pada suhu ruang 25oC maka ASI akan bertahan selama 8 jam setelah ibu memerahnya.

Untuk penyimpanan ASI segar di kulkas, sebaiknya ibu menaruhnya di bagian dalam karena bagian tersebut mempunyai suhu yang paling dingin dan juga tidak akan terlalu berpengaruh ketika buka tutup kulkas. Penyimpanan di suhu 0-4oC bisa membuat ASIP bertahan selama 3-8 hari, sedangkan jika ASIP disimpan pada freezer di kulkas satu pintu maka akan aman diberikan kepada bayi selama 2 minggu. Untuk freezer di kulkas 2 pintu, maka ASI akan terjamin kualitasnya sampai 3—4 bulan, sedangkan penggunaan freezer khusus untuk ASIP saja dengan suhu di bawah 18oC maka ASIP akan aman dikonsumsi hingga 6-12 bulan.

 

  1. ASIP Beku

ASIP yang telah dikeluarkan dari freezer disebut dengan ASIP beku. Mungkin ibu bertanya, “ASI perah bertahan berapa lama lemari es?” Ibu bisa menaruhnya atau menyimpannya di bagian kulkas dengan waktu 24 jam. Untuk penyimpanan ASI beku di suhu ruang maka akan bertahan selama 4 jam saja. Jika bayi tidak habis meminum asi tersebut maka sebaiknya dibuang dan jangan dimasukkan ke freezer lagi. Untuk menyiasati agar ASI tidak terbuang karena bayi tidak habis meminumnya dalam sekali waktu, maka sebaiknya ibu menaruh ASIP pada kemasan sesuai dengan takaran minuman bayi.

 

  1. ASIP yang Dicairkan dengan Air Hangat

Untuk ASIP yang telah dicairkan, sebaiknya diminumkan segera ke bayinya. Ibu bisa menyimpan ASI yang telah di cairkan di lemari es selama 4 jam saja, dan sebaiknya hindari untuk memasukkan ke dalam freezer lagi.

Beberapa hal yang harus ibu perhatikan dalam menghangkatkan ASI adalah sebisa mungkin gunakan ASIP yang diambil terlebih dahulu sehingga penting bagi ibu untuk memberikan label pada kemasan atau botol ASIP-nya.

Selain itu untuk mencairkan ASIP sebaiknya pada wadah yang berisi air hangat dan hindari mencairkannya di atas kompor langsung. Yang paling utama yakni cobalah ASI sebelum diberikan kepada bayi agar tahu kondisinya apakah masih layak atau tidak untuk dikonsumsi bayi.

Menjadi seorang ibu memang harus cekatan dalam berbagai hal salah satunya adalah penyimpanan ASI.

Untuk mendapatkan info tambahan mengenai ASIP, ibu bisa membacanya di https://review.bukalapak.com/mom/5-pompa-asi-pintar-ini-membuat-asi-eksklusif-semakin-lancar-678

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *