Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Mual adalah salah satu tanda tanda kehamilan yang paling sering dialami oleh ibu hamil selain sering ditemukannya lendir bercampur darah di pakaian dalam wanita. Rasa mual ini disebabkan oleh perubahan hormon di dalam darah ibu hamil. Perubahan hormon tersebut menimbulkan rasa nyeri pada lapisan perut tertentu yang kemudian menimbulkan rasa mual.

Setiap ibu tentu bahagia dengan kehamilannya, namun tak berarti berbagai gejala yang dialami selama kehamilan tidak mengganggu. Perasaan mual ini misalnya, dapat membuat ibu kesulitan melakukan kegiatan sehari hari. Terlebih apabila kegiatan tersebut berada di luar rumah.

Rasa mual pada ibu hamil biasanya sering terjadi pada 3 bulan pertama kehamilan. Rasa mual tersebut akan berkurang seiring dengan bertumbuhnya janin di dalam perut. Agar mual tak menjadi hambatan bagi ibu dalam beraktivitas, ketahui dan lakukanlah tips cara mengatasi mual saat hamil berikut ini:

  1. Jangan Biarkan Perut Kosong

Seperti halnya penyakit mag, rasa mual selama masa kehamilan juga mudah datang jika perut dalam keadaan kosong. Aturlah jadwal makan menjadi lebih teratur selama masa kehamilan. Porsinya tak perlu banyak, yang penting asupan gizinya seimbang dan jam makannya teratur. Usahakan juga untuk menyisipkan sayur dan buah dalam setiap sesi makan.

  1. Menyediakan Cemilan

Cara paling mudah yang bisa dilakukan agar perut tak sampai dalam keadaan kosong adalah dengan menyediakan cemilan dan membawanya kemanapun Anda pergi. Sediakan cemilan ringa saja, dan konsumsi sedikit demi sedikit setidaknya setiap 30 menit sekali. Hal ini akan membuat perut senantiasa dalam keadaan terisi sehingga munculnya rasa mual dapat diminimalisir.

  1. Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Konsumsi air putih dapat membantu menetralisir rasa mual yang muncul. Selain itu air putih juga akan membantu mencegah dehidrasi yang mungkin saja timbul jika mual yang dialami ibu berlanjut menjadi muntah. Jika dibutuhkan air putih juga bisa diolah menjadi infused water dengan sensasi segar yang pastinya dapat membantu mengurangi rasa mual yang dialami ibu.

  1. Menambah Jam Istirahat

Bertambahnya beban tubuh yang dibawa selama masa kehamilan akan membuat ibu hamil lebih cepat merasa lelah. Hal tersebut adalah hal yang wajar. Sebaiknya jam istirahat selama masa kehamilan memang ditambah. Ibu hamil perlu mengupayakan agar bisa tidur siang setiap harinya. Tidur siang bisa menjadi cara mengatasi mual yang cukup ampuh di siang hari. Namun hindari tidur tepat setelah makan siang karena dapat memicu timbulnya rasa mual. Sebaiknya beri jeda sekitar 20 hingga 30 menit.

  1. Hindari Bau Menyengat dan Pemicu Rasa Mual Lainnya

Indra penciuman selama masa kehamilan akan menjadi lebih peka. Bau bauan yang terlalu menyengat sudah barang tentu akan membuat ibu merasa mual, oleh karena itu sebaiknya dihindari. Setiap ibu hamil juga biasanya memiliki pemicu mual yang berbeda beda, pahami hal tersebut dan sebisa mungkin untuk dihindari.

Mual dan muntah pada ibu hamil sebetulnya adalah hal yang wajar. Penelitian menyebutkan bahwa 2 dari 3 ibu hamil pasti pernah mengalami hal seperti ini. Namun jika mual dan muntah terasa berlebihan maka sebaiknya ibu segera memeriksakan diri ke dokter. Indikasi mual dan muntah berlebihan antara lain adalah jika terjadi berkali kali dalam waktu berdekatan sehingga ibu mengalami lemas, pusing dan detak jantung yang meningkat. Rasa mual dan muntah ini juga perlu lekas diperiksakan jika diiringi dengan perubahan warna urin yang menjadi sangat pekat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *