Jangan Lapar Mata, Ini Tips Agar Hemat Belanja Kebutuhan Bayi

Belanja kebutuhan bayi memang mengasyikkan. Saat kita berada di toko perlengkapan baby, hampir semua barang yang dijual terlihat, lucu, menarik, dan menyenangkan. Semua barang itu rasanya ingin dibeli semuanya. Tetapi, percayalah bahwa itu hanyalah sebuah lapar mata. Tentu tidak menjadi masalah jika kita memang memiliki budget yang banyak. Tetapi, perlu diingat bahwa masih banyak kebutuhan persalinan maupun kebutuhan tidak terduga saat menanti kehadiran si kecil. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika ibu harus berhemat dan menahan diri. Agar belanja menjadi lebih efektif dan efisien, ada beberapa tips yang bisa ibu terapkan.

Berikut adalah beberapa tips yang mungkin akan berguna.

Cara-Menghemat-Kebutuhan-Bayi.jpg (800×600)

  1. Membuat daftar perlengkapan bayi baru lahir dan jumlahnya

Jauh hari sebelum bayi lahir, ada baiknya ibu mencicil mencatat daftar perlengkapan kebutuhan yang nantinya diperlukan. Kebutuhan ini meliputi kebutuhan bayi maupun ibu, baik dari pakaian, peralatan atau bahkan furnitur ruang bayi. Kalau bisa, ibu membuat daftar yang rinci mulai dari merk, jenis bahan dan berapa jumlah yang dibutuhkan. Hal ini tentu akan memudahkan ibu saat belanja kebutuhan bayi.

form-daftar-belanja-bulanan-e1443814830278.jpg (600×400)

  1. Menentukan jumlah barang

Saat ibu membuat daftar perlengkapan, ibu juga harus menuliskan berapa kira kira jumlah yang diperlukan. Misalnya, ibu merencanakan berapa kali dalam satu minggu akan mencuci pakaian. Nah, ini sangat penting untuk dikalkulasikan. Misalnya seberapa sering nanti bayi harus berganti baju dalam sehari, dan berapa kebutuhan yang diperlukan sampai ibu bisa mencuci baju itu lagi. Kebutuhan pakaian bayi ini juga lumayan tinggi karena bayi akan sering buang air atau ketumpahan sesuatu. Kemudian hal hal seperti botol susu, jika ibu merencakan untuk memberikan ASI eksklusif dan memungkinkan untuk direct feeding, ada baiknya untuk tidak membeli dulu botol susu ini.

  1. Beli baju bayi dengan nomor agak besar

Jika ibu membeli pakaian bayi, pastikan untuk tidak membeli terlalu banyak pakaian untuk usia new born alias bayi baru lahir. Hal ini tentu karena bayi sangat cepat tumbuh kembangnya. Dalam waktu yang singkat, baju sudah tidak akan muat digunakan. Kemudian, tidak ada salahnya jika ibu memilih baju yang beurukuran beberapa nomor di atasnya. Namun juga jangan terlalu jauh ukurannya karena membuat bayi tidak nyaman. Sebisa mungkin juga tidak membeli terlalu banyak pakaian pergi karena tidak jarang ibu akan mendapatkan hadiah baju dari keluarga dan sahabat.

  1. Cermat membeli popok

Jangan dulu ibu menyimpan stok popok kain dalam jumlah yang terlalu banyak. Hal ini karena ada kemungkinan ibu kurang cocok dengan ritme penggunaan popok kain yang sangat sering berganti. Namun jangan pula banyak menyimpan stok diaper usia new born. Penggunaan diaper pada bayi sangat memungkinkan timbul ruam bayi. Ruam ini muncul baik karena iritasi dari kotora tubuh bayi, bisa juga karena tidak cocok dengan merk tertentu.

  1. Membeli dalam jumlah banyak dan mencari diskon

Ibu harus cermat dalam membeli barang barang kebutuhan bayi tersebut. Sebisa mungkin membeli dalam jumlah banyak agar mendapat potongan harga. Atau ibu juga bisa berbelanja di pusat perbelanjaan grosir. Salah satu tips yang bisa ibu terapkan, coba hitung harga per satuan barang. Hal ini karena ada beberapa produk yang justru lebih murah harga per satuan barangnya dalam kemasan yang kecil dibandingkan saat membeli kemasan yang besar.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *