Kegunaan  Susu Ibu Hamil 7 Bulan  Bagi Tubuh, ASI, dan Janin  

Apakah benar makanan untuk memperbanyak ASI saat hamil sudah teruji kebenarannya? Nyatanya tidak, hampir semua makanan yang dipercaya dapat memperbanyak ASI belum dilakukan penelitian lebih lanjut. Hanya saja dengan kepercayaan akan fungsi makanan tersebut, bisa mempengaruhi produksi ASI. Hal ini dikarenakan salah satu yang bisa mempengaruhi hormon oksitosin adalah perasaan.

Bahkan, sudah menjadi kepercayaan bersama bahwa ada makanan untuk memperbanyak ASI perah. Rata-rata makan tersebut adalah sayuran dan buah-buahan seperti labu siam, bayam, pepaya, kacang hijau, wortel, daun katuk, dan semangka.

Berbeda dari makanan, yang sudah diteliti lebih dalam adalah susu untuk ibu hamil. Bahkan direkomendasikan untuk ibu hamil meminum susu sebanyak 3 gelas per hari. Dengan meminum susu akan memenuhi akan kebutuhan kalsium, protein, dan vitamin D untuk janin. Bahkan dengan meminum susu menunjukkan fakta akan melahirkan anak yang lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak meminum susu pada saat hamil.

Beberapa produk juga sudah menawarkan berbagai susu yang lengkap kandungannya, terutama untuk susu ibu hamil 7 bulan. Karena pada masa inilah yang sangat tepat untuk memberi janin nutrisi yang baik. Dibuat khususnya susu ibu hamil 7 bulan karena janin telah berkembang segala inderanya. Untuk itu banyak produk susu yang memberikan kandungan agar indera bayi nantinya akan sempurna. Beberapa produk menawarkan kelebihan masing-masing, seperti kandungan yang membantu pertumbuhan otak dan lain sebagainya. Dengan berbagai produk itu para ibu bisa memilih susu mana yang sesuai untuk janin.

Namun sekarang ini banyak ibu yang belum mengetahui jenis-jenis susu yang ada di pasaran seperti apa saja. Berikut beberapa jenis susu yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan untuk membelinya pada saat hamil.

  1. Susu Skim

Bagi ibu hamil yang merasa kelebihan kalori maka jenis susu ini sangat cocok untuk dikonsumsi. Susu ini sama sekali tidak memiliki kandungan lemak jenuh yang membuat siap yang meminumnya tidak akan memperbanyak kalori.

Hanya saja susu ini sangat minim akan kandungan vitamin, sehingga banyak ibu hamil yang tidak menjadikan jenis susu ini sebagai pilihan utama.

  1. Susu Full Cream

Susu jenis ini adalah kebalikan dari susu skim. Susu ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin memiliki kalori tambahan. Kandungan dari susu ini biasanya banyak akan lemak jenuhnya. Sehingga susu ini cocok bagi ibu hamil yang badannya terlihat agak ramping.

Namun jangan terlalu berlebihan, karena ibu hamil juga tidak baik apabila terlalu gemuk.

  1. Susu Pasteurisasi

Kalau susu jenis ini adalah susu yang sudah diproses sedemikian rupa sehingga tidak lagi ada bakteri di dalamnya. Biasanya dalam proses tersebut dibutuhkan suhu yang sangat panas.

Nah untuk para ibu hamil hal ini harus diperhatikan baik-baik. Bila ibu hamil membeli susu yang belum dipasteurisasi akan berbahaya bagi janin. Untuk itu baca terlebih dahulu susu yang akan dibeli, bila belum jelas bisa langsung menanyakan pada penjual susu tersebut. Bisa juga dikombinasikan dengan susu mentah. Sesuai namanya susu ini adalah susu mentah. Susu mentah baik untuk orang dewasa karena kandungan yang sangat melimpah. Namun tidak begitu untuk ibu yang sedang hamil. Namanya saja susu mentah, sudah pasti ada bakteri yang menempel di susu tersebut.

Sedangkan ibu hamil meminum susu bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan ada janin yang juga membutuhkan asupan nutrisi. Untuk itu bagi ibu yang suka meminum susu mentah ada baiknya dihentikan terlebih dahulu dan mengkonsumsi susu yang sudah dipasteurisasi.

Itulah beberapa jenis susu yang harus diketahui oleh ibu hamil. Dengan demikian ibu hamil akan terbantu dalam merawat janin berkembang dan sehat sampai lahir nanti.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *