Sudah Tahu Virus yang Menyebabkan Penyakit Leukimia adalah yang Ini?

 

Akhir akhir ini jagat hiburan Tanah Air sedang mendapat berita kurang menyenangkan dari penyanyi Denada. Putri semata wayangnya hasil pernikahannya dengan Jerry Aurum, Shakira, didiagnosis mengidap penyakit kanker darah atau leukimia. Saat ini Shakira harus dirawat intensif di salah satu rumah sakit besar di Singapura. Leukimia sendiri merupakan salah satu kanker yang paling banyak menyerang anak dan remaja. Penyebab leukimia hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa faktor pemicu terjadinya leukimia.

shakira-aurum-mengidap-penyakit-leukimia-j-flow-denada-orangnya-kuat-VSBCV0jHgo.jpg (800×600)

Penyebab penyakit leukemia secara garis besar adalah adanya pertumbuhan maupun perubahan pada sel darah putih yang tidak wajar dan tidak bisa dikendalikan. Meski banyak menyerang anak anak dan usia remaja, tidak jarang pula penyakit ini bisa terjadi pada usia dewasa. Penyakit leukimia ini sering sekali dideteksi pada stadium lanjut sehingga menyebabkan pengobatan tidak bisa diberikan secara optimal.

Nah, agar kita dan keluarga kita bisa terhindar dari penyakit kanker darah ini, kita harus mengetahui apa saja faktor risiko yang menyebabkan leukimia (baca tautan berikut https://review.bukalapak.com/mom/hindari-leukimia-pada-anak-dengan-hidup-sehat-dan-ketahui-5-faktor-penyebabnya-40438).

Berikut beberapa faktor risiko yang meningkatkan terjadinya leukimia.

Paparan Radiasi

Paparan radiasi sangat mungkin menyebabkan mutasi genetik yang berakibat fatal. Salah satunya mutasi pada DNA sel darah putih yang menyebabkan timbulnya leukimia. Paparan radiasi tidak bisa kita rasakan efeknya secara langsung seperti misalnya terasa panas atau perih, namun paparan radiasi ini sangat berbahaya apalagi jika berlangsung terus menerus. Misalnya saja pada daerah yang mengalami kebocoran nuklir maka besar potensi radiasi dari nuklir itu menyebabkan mutasi genetik. Tidak hanya itu, pada kehidupan sehari hari, petugas radiologi yang pekerjaannya setiap hari melakukan foto rontgen atau kegiatan radiologi lain juga mengalami paparan radiasi, yang walau dalam jumlah kecil, namun dalam kurun waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terkena leukimia.

Faktor Genetik

Seseorang yang memiliki riwayat leukimia pada anggota keluarga lain dalam satu garis keturunan, berpotensi terkena leukimia juga. Risiko ini bisa jadi dua kali lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah ada riwayat terkena kanker darah.

Infeksi Virus

Virus juga bisa menyebabkan terjadinya leukimia. Virus yang menyebabkan penyakit leukimia adalah berasal dari golongan retrovirus. Kelompok virus ini memiliki karakteristik khusus yang sulit untuk ditangani. Satu jenis dengan virus penyebab penyakit HIV / AIDS. Virus yang menyebabkan penyakit leukimia adalah HLTV – 1 yang biasanya menjangkiti orang usia dewasa.

Senyawa Kimia

Beberapa senyawa kimia yang terdapat dalam produk sehari hari seperti karet, pewarna baju, dan obat juga turut memperbesar risiko seseorang terkena kanker darah. Paparan dari benzena (senyawa kimia yang terdapat dalam bahan bahan tersebut) bisa menyebabkan kerusakan pada sel sel sumsum tulang belakang yang berfungsi untuk pemroduksi sel darah.

Rokok

Rokok telah lama dikatakan sebagai salah satu pembunuh terbesar dari manusia. Banyak zat karsinogenik atau zat pemicu sel kanker yang terdapat dalam rokok. Dengan menjadi perokok aktif maupun perokok pasif, membuat kemungkinan terkena berbagai penyakit. Zat karsinogen yang dihirup melalui saluran pernafasan bisa terserap oleh paru paru dan ikut beredar ke sistem pembuluh darah. Oleh karena itu, perokok aktif maupun perokok pasif (ibu hamil dan anak anak utamanya) sangat berisiko terkena kanker darah ini karena adanya mutasi genetik akibat zat karsinogen dari rokok.

rokok.jpg (1000×796)

Obesitas

Terakhir, faktor risiko yang meningkatkan terjadinya kanker darah adalah obesitas atau kegemukan. Orang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan ini juga memiliki potensi terkena leukimia lebih besar dibandingkan dengan yang memiliki indeks massa tubuh normal.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *